Home » 15 Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya yang Ampuh

15 Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya yang Ampuh

Banyak jenis tanaman obat yang ada di sekitar kita dengan kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Tanaman herbal sudah digunakan sejak dulu untuk mengatasi berbagai macam penyakit, bahkan sebelum ilmu medis secanggih sekarang ini. 

Meski teknologi dan dunia medis sudah berkembang pesat, tapi masih banyak orang yang percaya dengan khasiat tanaman obat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini akan kami ulas mengenai beberapa tanaman obat dengan kandungan dan manfaatnya.

15 Jenis Tanaman Obat dengan Penjelasan Manfaatnya

Berikut adalah beberapa tanaman obat kaya khasiat yang perlu Anda ketahui:

1. Jahe

Jenis tanaman obat dan khasiatnya yang pertama adalah jahe. Siapa yang tidak kenal dengan tanaman obat yang mampu menghangatkan tubuh ini. Jahe sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan hingga meredakan nyeri sendi.

Sebagai obat tradisional, jahe dipercaya sebagai obat berbagai macam gangguan kesehatan. Untuk mendapatkan khasiat tersebut, Anda bisa mengonsumsi jahe sekitar 5 gram yang dilarutkan ke dalam air hingga menjadi minuman yang menghangatkan.

2. Lengkuas (Laos)

Lengkuas atau laos merupakan rempah alami yang mengandung vitamin A, vitamin C, karbohidrat, serat dan zat besi. Dengan kandungan tersebut, lengkuas atau laos sering digunakan untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

Selain itu, jenis tanaman obat obatan mengandung antioksidan yang cukup tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan atau terhindar dari risiko kanker. Lengkuas juga bermanfaat untuk melawan infeksi dan mampu meningkatkan kesuburan pria.

3. Temulawak

Jenis tanaman obat yang satu ini biasanya digunakan untuk menambah nafsu makan jadi cocok bagi anak yang susah makan. Manfaat lain dari temulawak adalah mengatasi gangguan pencernaan, seperti gangguan lambung, perut kembung dan IBS.

Penggunaan temulawak sebagai obat harus dilakukan dengan tepat agar tidak berlebihan. Apabila Anda mengonsumsi temulawak secara berlebih dan dalam jangka panjang maka bisa mengakibatkan muntah-muntah dan iritasi pada lambung 

4. Jeruk Nipis

Bukan hanya sebagai minuman menyegarkan, jeruk nipis juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh karena mengandung antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan konsumsi air jeruk nipis secara rutin.

Misalnya saja, mencegah batu ginjal, mengurangi risiko faktor penyakit jantung, meningkatkan kesehatan kulit, dan membantu penyerapan zat besi. Meskipun jeruk nipis bisa menjadi obat, tapi tidak disarankan bagi penderita sakit maag dan GERD.

5. Kunyit

Jenis tanaman obat yang tidak kalah populer adalah kunyit yang khas dengan warna kuning dari zat kurkumin. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kunyit juga bermanfaat di bidang kecantikan dan obat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Banyak manfaat kesehatan yang didapatkan setelah mengonsumsi kunyit secara tepat, seperti menurunkan kadar gula darah, membantu mencegah kanker, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan pencernaan.

6. Lidah Buaya

Anda pasti sudah tidak asing dengan tanaman hias daun sejuta manfaat ini, yaitu lidah buaya. Jenis tanaman obat dan manfaatnya ini tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga kecantikan. Anda bisa memanfaatkannya, baik mengoleskan atau mengonsumsi.

Lidah buaya cukup aman untuk pengobatan masalah kulit atau jenis luka yang ringan. Namun, jika Anda ingin mengonsumsi lidah buaya, pastikan untuk memperhatikan apakah ada tanda-tanda alergi karena beberapa orang mungkin alergi lidah buaya.

7. Kencur

Rempah alami dengan bahasa latin Kaempferia galanga atau lebih kita kenal dengan nama kencur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Banyak orang yang susah membedakan antara kencur dan jahe karena kencur masih satu keluarga dengan jahe.

Kencur sering digunakan untuk menambah nafsu makan dan menambah stamina tubuh. Selain itu, kencur juga memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan, seperti diare, masuk angin, flu, sakit kepala, batuk hingga radang lambung.

8. Ketumbar

Masakan khas India, Thailand dan Meksiko sering menambahkan tanaman obat yang dikenal dengan nama Cilantro ini. Siapa sangka bentuk kecil dari ketumbar ternyata menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa ketumbar memiliki manfaat yang baik untuk sistem pencernaan. Taman yang tumbuh di daerah lembap dan dingin ini juga sering digunakan untuk menghilangkan zat beracun dalam pencernaan.

9. Feverfew

Jenis tanaman obat keluarga yang memiliki nama tanacetum prthenium atau feverfew ini sering digunakan untuk mengatasi demam, nyeri sendi dan migrain. Meskipun dikenal sebagai tanaman tradisional, tapi ada efek samping yang bisa muncul.

Efek samping yang biasanya muncul setelah mengonsumsi feverfew adalah iritasi pada sistem pencernaan dan sariawan. Selain itu, konsumsi feverfew tidak boleh dilakukan bersama obat warfarin, antiinflamasi nonsteroid dan antikoagulan lainnya.

10. Kemangi

Jenis tanaman obat ini tidak hanya lezat saat disantap sebagai lalapan atau pecel, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Misalnya, untuk mengobati luka goresan pada kulit dan meredakan gejala perut kembung. 

Dengan aroma wangi yang dimilikinya, kemangi juga sering digunakan untuk meningkatkan nafsu makan. Kemangi memiliki efek yang sama dengan spearmint dan peterseli, yaitu berguna untuk mengobati perut kembung. 

11. Peppermint

Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan peppermint sebagai obat tradisional yang aman. Daun peppermint biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan pasta gigi dan permen karet karena dengan ciri khas wangi menyegarkan.

Cara mengonsumsi peppermint biasanya dilakukan dengan mencampurnya ke dalam teh. Minuman ini mampu meredakan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan, meredakan nyeri otot, serta mengurangi rasa mual dan muntah dalam pencernaan. 

12. Kayu Manis

Siapa bilang jika kayu manis hanya bisa digunakan sebagai campuran minuman ataupun makanan. Salah satu dari macam-macam tanaman obat ini memiliki ciri khas berupa aroma yang menggugah selera dan mampu meningkatkan nafsu makan. 

Selain itu, kandungan di dalam kayu manis juga mampu mengatasi berbagai macam penyakit, mulai dari flu, bronkitis, darah tinggi dan diare. Anda bisa menyeduh kayu manis dengan air hangat sehingga menjadi minuman yang menyegarkan tubuh.

13. Jintan Hitam

Jenis tanaman obat lain yang tidak kalah berkhasiat adalah jintan hitam atau habbatussauda. Tanaman dengan nama latin Nigella ini mengandung sejumlah nutrisi, seperti serat, asam linoleat, natrium, kalium, asam oleat, zat besi dan lainnya.

Dengan banyaknya kandungan nutrisi di dalam jintan hitam, tidak heran jika manfaatnya sangat banyak. Mulai dari mengatasi kolesterol, darah tinggi atau hipertensi, menjaga kadar gula darah, mengobati peradangan dan mencegah kanker.

14. Kapulaga

Kapulaga sering digunakan sebagai bumbu di sebuah masakan untuk menambah rasa lezat di dalamnya. Sebenarnya, masih banyak khasiat lain yang dimiliki tanaman obat kapulaga, khususnya untuk kesehatan tubuh. 

Tanaman obat keluarga dan manfaatnya untuk kesehatan adalah untuk mengatasi bronkitis, batu, kejang usus, sakit perut, gangguan pada saluran urinase dan mampu membantu Anda untuk menurunkan berat badan.

15. Mengkudu

Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis tanaman obat dan fungsinya ini. Sebagian besar orang mungkin tidak suka dengan aroma yang dimiliki mengkudu, tapi siapa sangka mengkudu menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. 

Beberapa manfaat mengkudu adalah mampu melancarkan peredaran darah, membunuh bakteri jahat, hingga mencegah radang usus dan lambung. Pastikan Anda mengonsumsi buah mengkudu yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping.

Jika Anda sedang mengalami masalah kesehatan ringan, tidak ada salahnya untuk menggunakan salah satu atau beberapa jenis tanaman obat di atas. Selain mudah dan murah, banyak khasiat yang bisa Anda dapatkan dari tanaman herbal tersebut. 

cornelia monel
Tentang Penulis

Cornelia Monel – penulis DuniaTumbuhan.com, adalah seorang tukang kebun berusia 40 tahun, memulai perjalanan saya di dunia tanaman saat remaja. Melalui pengalaman luas saya dalam berkebun, saya cenderung memberikan konten berkebun dengan kualitas terbaik dan paling mendalam di internet.

Tinggalkan komentar