Home » Bunga Bromelia: Cara Menanam dan Merawatnya di Kebun Anda

Bunga Bromelia: Cara Menanam dan Merawatnya di Kebun Anda

Bunga Bromelia disebut-sebut tidak merujuk ke satu jenis tanaman saja. Namun nama tersebut berarti satu famili, yaitu Bromeliaceae. Hingga saat ini setidaknya ada 2.800 spesies bunga yang menjadi bagian dari keluarga bunga ini.

Dengan kata lain, Anda mungkin akan menemukan banyak jenis Bromelia di dunia. Di artikel ini Anda akan mengetahui berbagai fakta menarik untuk menanam dan membudidayakan Bromelia di kebun Anda. simak baik-baik ulasannya, ya.

Nama umumBromelia
Nama botaniBromelioideae, Pitcairniodeae, Tillandsioideae
Keluarga Bromeliaceae
Tipe tanamanTanaman monokotil
Ukuran tanaman (panjang)15 cm hingga 10 meter
Lebar tanamanHingga 3 meter
Waktu berbunga3 hingga 6 bulan setelah ditanam
Warna bungaPink, merah, oranye, hingga kuning
Cahaya Banyak yang tidak tahan panas, ada yang butuh panas
Air Penyiraman 3 kali seminggu
HamaKutu putih, kutu sisik, belalang
Penyakit Cendawan dan bakteri lainnya
ToksisitasTidak, namun disukai nyamuk DBD

Apa Itu Bunga Bromelia?

Seperti penjelasan sebelumnya, bunga Bromelia adalah nama yang menaungi lebih dari 2.800 spesies Bromelia. Yang paling terkenal adalah jenis Aechmea, Tillandsia, dan Vriesea. 

Setiap jenisnya akan dibahas di sub bab lain. Yang membuat bunga ini stand out di taman Anda adalah warnanya yang cerah dan cara merawtnya yang mudah. Hingga saat ini, tanaman Bromelia ditemukan di beberapa negara di dunia. 

Indonesia adalah salah satu negara yang mudah untuk membudidayakan Bromelia. Tanaman ini awalnya ditemukan di Brazil, namun sekarang banyak tempat sudah membudidayakan tanaman ini. 

Beberapa jenis Bromelia adalah tanaman berbunga, namun ada juga yang tidak. Nanas termasuk keluarga Bromelia juga, lho. Bunga Bromelia merah dan warna lainnya suka iklim tropis yang lembab. 

Area yang rindang dan sejuk serta tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari adalah kesukaannya. Namun ada juga beberapa jenis yang malah lebih subur apabila terkena paparan matahari langsung dalam kurun waktu yang lama. 

Saat ini Bromelia jenis termahal adalah Chantinii dan Hacienda, yang harganya mencapai Rp. 300.000 untuk yang masih muda.

Jenis-Jenis Bromelia

Secara umum bunga ini dibagi menjadi tiga kelompok. Dan dari ketiganya tersebut masih dibagi lagi menjadi 57 genus. Di antara genus-genus tersebut, hanya ada beberapa yang paling mudah dipeliharan.

1. Aechmea

Namanya sendiri berarti ujung tombak, seperti bentuk daunnya. Bromelia yang satu ini ditemukan di Amerika Tengan dan Amerika Selatan, serta tumbuh secara epifit di hutan tropis.

Namun tidak jarang beberapa di antaranya tumbuh di tanah, daerah kering, dan bebatuan. Untuk memelihara Aechmea akan lebih aman apabila dilakukan di tempat teduh dan sejuk.

Ciri-ciri tanaman ini adalah daun roset dan bergerigi. Seringkali juga ada bercak di daunnya atau garis melintang. Apabila berbunga, bunganya bisa tahan setidaknya 4 bulan.

Jenis Aechmea antara lain:

  • Aechmea fasciata
  • Aechmea chantinii
  • Aechmea ‘Friederike Variegata’
  • Aechmea chantinii ‘Samurai’
  • Aechmea fulgens
  • Aechmea fulgens ‘Variegata’

2. Billbergia

Billbergia ini ditemukan di Brazil bagian timur, Amerika Selatan, dan Mexico. Setidaknya ada 60 jenis Billbergia yang bisa dipelihara. Beberapa di antaranya adalah:

  • Billbergia ‘Bellisima’
  • Billbergia ‘Catherine Wilson’
  • Billbergia ‘Las Manchas’
  • Billbergia ‘Windii’

3. Cryptanthus

Namanya sendiri diambil dari bahasa Yunani, yang artinya bunga yang tersembunyi. Tidak heran jika Bromelia yang satu ini memiliki bunga yang kecil-kecil.

Tanaman ini ditemukan pertama kali di Brazil dan kemudian dibudidayakan di Inggris. Karakternya sendiri memiliki daun yang panjangnya 2 hingga 30 cm. Daunnya berbentuk roset dengan tepi yang bergelombang.

4. Guzmania

Bromelia jenis Guzmania ini banyak ditemukan di Ekuador dan Kolombia. Tingginya ada yang sampai 2 meter dengan panjang daun mencapai satu meter.

Guzmania punya bunga yang indah. Masa bunga yang paling lama bisa bertahan sampai 90 hari.

5. Neoregelia

Jenis Bromelia yang satu ini lebih sering disebut dengan Neo. Pertama kali ditemukan di peru, Kolombia, dan Brazil, tanaman ini memiliki corak daun yang cantik. Malah bunganya tidak terlalu menarik perhatian para pecinta bunga hias.

6. Tillandsia

Bromelia jenis Tillandsia ini banyak ditemukan di Kolombia, Venezuela hingga Argentina, dan Panama hingga Mexico. Tanaman ini hidup mengandalkan udara namun ada juga yang bergantung pada tanah.

7. Vriesea

Bromelia Vriesea ini adalah tanaman hibrida dari seorang ahli botani berkebangsaan Belanda. Bunganya sangat indah, seperti bentuk pedang.

Kondisi Menanam Bunga Bromelia

Sebelum Anda mulai memasukkan tanaman ini sebagai warga di taman, perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Kapan harus menanam Bunga Bromelia?

Anda bisa menanam Bromelia kapan saja. Mengingat ada banyak jenis, pastikan Anda tahu kebutuhan jenis tersebut.

Beberapa jenis Bromelia tidak suka kelembaban dan beberapa lainnya perlu tanah yang lembab agar tetap tumbuh. Yang penting kenali dulu jenis yang Anda tanam.

Berapa Lama Bunga Bromelia Bisa Tumbuh?

Tanaman ini cenderung mudah berkembang biak dan tumbuh selama perawatannya benar. Apabila cocok dengan iklim di taman Anda dan tidak ada kesalahan, tanaman ini akan berbunga 3 bulan setelah ditanam.

Persiapan Menanam Bunga Bromelia

Sebelum Anda mulai menanam bunga Bromelia Giant maupun yang lain, ada baiknya apabila Anda memilih jenis yang cocok untuk suasana di taman Anda. 

Seperti penjelasan sebelumnya, tanaman ini suka berada di tempat yang agak rindang dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Banyak dari jenis Bromelia hijau dan warna lainnya yang akan terbakar daunnya ketika terkena cahaya matahari langsung.

Bromelia juga suka kelembaban. Oleh karena itu, pastikan media tanamnya mampu menahan kelembaban dengan sangat baik. Apabila Anda menggunakan pot, bisa pilih pot plastik saja.

Bisa juga dengan menggunakan pot dari tanah liat namun diberi alas di bawah potnya. Namun kembali lagi, hal ini tidak sama antar Bromelia. Ada Bromelia yang tidak suka tanah dan akan membusuk jika akarnya lembab terlalu lama.

Selain itu, untuk cara merawat bunga Bromelia hijau, Anda bisa menyiapkan naungan paranet apabila di sekitar tidak ada pohon yang rindang. Paranet akan banyak membantu apabila Anda berniat melakukan budidaya.

Bagaimana Cara Menanam dan Menumbuhkan Bunga Bromelia?

Bromelia ditanam melalui bibit. Anda bisa langsung membeli yang sudah jadi, sih. Namun kalau Anda penasaran, pembibitan bisa dilakukan di rumah.

  • Cari induk Bromelia yang sehat dan sudah dewasa.
  • Siapkan lidi atau bambu sepanjang 20 cm untuk menancapkan kuncup bunga.
  • Sebelum menancapkan kuncup, rendam ujung bambu dengan larutan fungisida dulu.
  • Lalu setelah kuncup Bromelia menancap di lidi, biarkan selama beberapa minggu.
  • Pada umumnya, tunas dan anakan pangkal batang akan mulai keluar setelah 40 hari. Nantinya setelah muncul 5 helai daun, Anda bisa memisahkannya dari indukan

Panduan untuk Merawat Bromelia

Setelah Anda berhasil melakukan pembibitan dan memecah anakan bunga Bromelia kuning, sekarang saatnya memberikan cara merawat yang tepat untuk tanaman yang satu ini.

Kebutuhan cahaya matahari

Dari sekian banyak anggota keluarga Bromelia, hampir semuanya tidak tahan dengan paparan cahaya matahari langsung. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menanamnya di sekitar tempat yang rindang.

Para pembudidaya biasanya akan memberikan naungan berupa paranet agar Bromelia tetap tumbuh sehat. 

Namun ada juga jenis Bromelia yang bisa tahan di tempat panas. Ciri-cirinya adalah berduri tajam, berdaun tebal dan kaku, serta berwarna abu-abu cenderung hijau perak.

Kebutuhan Air

Seperti penjelasan sebelumnya, ada Bromelia yang suka kelembaban dan ada yang akan membusuk dan menjamur di tempat lembab. Namun untuk menyiraminya, Anda harus memperhatikan apakah tanah sekitarnya sudah kering atau belum.

Biasanya Anda cukup menyiramnya 2 hingga 3 kali seminggu. Tapi sekali lagi, itu tidak bisa dijadikan patokan.

Suhu Tanaman yang Sesuai

Agar tanaman ini tetap subur dan sehat, pastikan suhu lingkungannya ada di sekitar 15 hingga 30 derajat Celcius. Tanaman ini suka iklim tropis dan teduh.

Kelembaban

Bromelia tumbuh dengan baik di lingkungan dengan kelembaban 60%. Oleh karena itu para pembudidaya biasanya melakukan pengkabutan untuk menjaga kelembaban.

Tanah

Bromelia membutuhkan media tanah yang tepat. Untuk yang tidak suka air, pastikan media tanamnya mengandung banyak pasir. 

Anda juga bisa mencampur sekam bakar dan humus serta serbuk kelapa. Campuran lainnya adalah sekam, pakis, sabut kelapa, dan pasir.

Mulsa

Sebenarnya, tanaman ini tidak terlalu memerlukan mulsa. Namun apabila Anda khawatir, mulsa organik seperti sabut kelapa dan jerami atau sekam bisa menjadi pilihan yang tepat.

Perawatan Saat Musim Dingin

Sangat jarang sekali Bromelia ditemukan tumbuh di tempat yang suhunya di bawah 15 derajat. Oleh karena itu, jika Anda memang berniat menanamnya di iklim subtropis, siapkan greenhouse, ya.

Pemangkasan (Batang)

Tanaman ini tidak punya batang, sehingga apabila Anda ingin merapikannya maka bisa memotong daun-daunnya. Ikuti saja bentuk natural daun dan gunakan pisau tajam yang steril

Pemangkasan Bunga

Bromelia memiliki bunga yang bertahan cukup lama. Anda bisa menunggu hingga tidak sedap dipandang mata lalu memotongnya dengan pisau tajam yang bersih agar nantinya bisa tumbuh lagi.

Pupuk

Tanaman ini tidak terlalu memerlukan pupuk. Namun jika Anda tetap ingin memberikan nutrisi tambahan, Anda bisa menggunakan Dekastar maupun NPK Mutiara atau pupuk slow release lainnya.

Makanan

Selain pupuk slow release, Anda juga bisa memberikan pupuk cair satu bulan sekali. Namun hentikan pemberian nutrisi tambahan ketika tanaman ini mulai berbunga.

Perkembangbiakan

Menanam Bromelia dari benih memang cukup lama. Namun Anda bisa memperbanyak tanaman ini dengan memotong daun muda dan menancapkannya di tanah.

Hama & penyakit

Tanaman ini sering dihinggapi kutu putih, kutu sisik dan belalang. Untuk para kutu, Anda bisa mengelap daun dengan kain basah yang ada kandungan detergennya. 

Namun apabila daun sudah terlalu sakit, sebaiknya dipotong saja. Hanya gunakan insektisida ketika kepepet, ya.

Sedangkan penyakit yang menyerang tanaman ini biasanya adalah bakteri. Penyebabnya adalah media yang tidak bersih. Namun apabila penyakit sudah menyerang dedaunan, Anda bisa menyelamatkan bonggolnya.

Manfaat Merawat Bromelia di Kebun Anda

  • Mempercantik taman
  • Membuat hunian semakin rindang
  • Menyaring debu dan polutan di sekitar rumah

Apakah Bromelia Beracun?

Bunga ini tentu saja tidak beracun dan malah memiliki manfaat. Bahkan bunga Bromelia Tokek memiliki warna yang indah untuk taman Anda.

Namun beberapa bukti menunjukkan bahwa bunga ini digemari nyamuk penyebar DBD untuk bersembunyi. Oleh karena itu apabila Anda merawat tanaman ini di rumah, pastikan lingkungannya aman dari nyamuk tersebut, ya.

Kesimpulan

Jadi begitulah serba-serbi tentang bunga Bromelia yang Anda perlu tahu. Merawatnya memang susah-sudah gampang, namun kecantikannya sangatlah menawan. Selamat mencoba merawat dan menanamnya, ya!

cornelia monel
Tentang Penulis

Cornelia Monel – penulis DuniaTumbuhan.com, adalah seorang tukang kebun berusia 40 tahun, memulai perjalanan saya di dunia tanaman saat remaja. Melalui pengalaman luas saya dalam berkebun, saya cenderung memberikan konten berkebun dengan kualitas terbaik dan paling mendalam di internet.

Tinggalkan komentar