Home » Bunga Freesia: Cara Menanam dan Merawat

Bunga Freesia: Cara Menanam dan Merawat

Bunga freesia adalah bunga beraroma wangi semerbak yang biasa tumbuh di tanah berbatu maupun berpasir. Tidak heran kalau bunga yang satu ini banyak tumbuh di Western Cape yang kering di Afrika Selatan.

Tapi bisakah bunga ini tumbuh di Indonesia? Apa saja yang perlu Anda siapkan untuk menanam bunga ini?
Simak beberapa tahapan yang harus Anda lakukan untuk menanam Freesia di taman rumah Anda. Selain itu, ada beberapa informasi menarik tentang bunga beraroma segar ini.

Apa itu Bunga Freesia?

Bunga freesia adalah tumbuhan berbunga dengan aroma segar yang berasal dari Afrika Selatan. Karakter tumbuhan ini memang tahan panas, bahkan bisa tumbuh di antara semak belukar tanah bebatu.

Kadang Freesia juga bisa tumbuh di pinggir hutan yang tempatnya teduh. Secara umum, bunga ini bisa dibilang tanaman yang cocok untuk area beriklim sedang. Apakah bisa ditanam di kebun atau taman di rumah? Tentu saja.

Fakta Menarik Freesia

gambar bunga freesia

Freesia masuk ke dalam kategori tumbuhan herba yang tumbuh dari biji. Ketika tumbuh, bunga ini hanya memiliki beberapa helai daun dan juga duri. Bunganya sendiri berbentuk seperti kerucut.

Aroma bunga Freesia segar dan cukup semerbak, bisa menarik perhatian burung-burung pembawa benih. Tidak heran jika bunga ini cocok untuk ditanam di kebun. Memiliki setidaknya 16 spesies, warna bunga ini berkembang mulai dari putih gading hingga kuning.

Meskipun Freesia asli Afrika Selatan, bunga ini sangat cocok tumbuh di iklim tropis, seperti di Indonesia. Apabila Anda meletakkannya di vas bunga, bunga ini akan tahan hingga 7 atau 10 hari.

Freesia berwarna putih punya aroma yang paling wangi, sedangkan merah dan pink aromanya lebih kuat daripada lainnya. Meskipun wangi, Freesia adalah bunga berduri.

Nama umumFreesia
Nama Latin FreesiaFreesia refracta
FamilyIridaceae
Tipe tanamanTumbuhan herba/ herbaceous perennial
Ukuran tanaman13 cm - 35 cm, 30 cm - 1 meter
Lebar tanaman13 cm - 15 cm
Waktu berbungaSelain musim hujan
Warna bungaBiru, merah, oranye, putih, pink, kuning
CahayaFull sun
AirSedang, yang penting tanah tetap lembab
HamaSiput
PenyakitInfeksi bakteri, fusarium, bintik daun
ToksisitasTidak beracun

Jenis-Jenis Bunga Freesia

Setidaknya ada 16 spesies Freesia yang hidup di dunia saat ini. Filosofi yang berbeda-beda, namun semuanya sering digunakan untuk dekorasi pengantin maupun bisnis wewangian, terutama yang warna putih.

Jenis Bunga Freesia

  1. Freesia alba
    Freesia yang satu ini beraroma sangat wangi dan enak. Spesies yang ini sering ditemukan di daerah yang curah hujannya banyak, di tanah berpasir maupun berbatu.
  2. Freesia andersoniae
    Tanaman yang ini banyak ditemukan di Afrika Selatan. Habitatnya adalah tanah berbatu kering dan baru berbunga di musim semi. Aromanya mirip seperti lily.
  3. Freesia caryophyllacea
    Freesia yang satu ini tumbuh dengan subur di tanah gambut yang berpasir. Bunganya beraroma sangat lembut, bahkan beberapa di antaranya tidak beraroma sama sekali.
  4. Freesia corymbosa
    Bunga ini mudah tumbuh di area yang biasa ditumbuhi succulent. Freesia yang satu ini sangat tidak suka udara dingin, sehingga akan cocok tumbuh di iklim tropis.
  5. Freesia fergusoniae
    Freesia yang satu adalah spesies berikutnya yang tumbuh dengan baik di tanah gambut. Warnanya sendiri mulai dari kuning pucat hingga krem, dengan wangi yang manis.
  6. Freesia fucata
    Biasanya berwarna ungu dan putih. Serta aromanya cukup semerbak.
  7. Freesia grandiflora
    Bunga ini satu-satunya spesies Freesia yang bisa bertahan di iklim subtropis.
  8. Freesia laxa
    Bunganya lebih kecil dari Freesia lainnya. Biasanya berwarna oranye dan merah segar.
  9. Freesia leichtlinii
    Salah satu jeni Freesia coastal yang tidak suka air.
  10. Freesia marginata
    Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh subur di bebatuan yang berlumut, bahkan bisa berbunga di musim dingin.
  11. Freesia occidentalis
    Bunga yang satu ini mudah ditemukan di kaki gunung yang berbatu dan berpasir.
  12. Freesia refracta
    Freesia yang satu ini bisa ditanam di mana saja. Warnanya biasanya putih kusam atau kuning kehijauan.
  13. Freesia sparrmanii
    Bunga ini pertama kali ditemukan di kaki gunung yang tanahnya gambut. Warnanya cenderung ungu kusam.
  14. Freesia speciosa
    Spesies yang satu ini banyak ditemukan di tanah berbatu. Bahkan umbinya sering berceceran di sekitar tanaman.
  15. Freesia verrucosa
    Tanaman ini suka tumbuh secara bergerombol. Kebanyakan berwarna pink terang dan putih kekuningan.
  16. Freesia viridis
    Spesies Freesia yang satu ini tidak memiliki aroma dan bisa berkembangbiak sendiri.

Baca Juga: Jenis-jenis Bunga Matahari

Kondisi Tumbuh Bunga Freesia

Ada beberapa aspek yang Anda perhatikan agar Freesia dapat tumbuh dengan baik dan berbunga banyak. Mengingat tanaman ini mudah busuk karena kebanyakan air, Anda perlu memahami tiap-tiap kebutuhan tanaman ini.

Kapan harus menanam Bunga Freesia?

Bunga ini bisa tumbuh di area yang cenderung panas, namun di habitatnya sendiri tidak bisa berkembang dengan baik di setiap musim. Namun bunga Freesia di Indonesia sepertinya bisa tumbuh dengan baik.

Freesia bisa ditanam kapan saja di Indonesia, namun sebaiknya memang tidak disiram terlalu banyak air agar tidak busuk dan layu.

Berapa Lama Bunga Freesia Bisa Tumbuh?

Bunga yang muncul di Freesia bisa bertahan hingga berbulan-bulan lamanya. Namun biasanya bunga pertamanya muncul 12 minggu setelah bijinya ditanam.

Persiapan Menanam Bunga Freesia

Sebelum mulai menanam, pastikan lokasi terpapar sinar matahari yang sehat dan cukup, karena Freesia perlu banyak cahaya untuk tumbuh dan berkembang. Setidaknya, panaskan tanaman ini 8 jam setiap harinya.

Tanah atau media tanam Freesia juga harus diperhatikan. Tanaman ini hanya perlu tanah yang lembab, bukan terendam air. Sehingga, meskipun perlu air yang cukup, airnya harus segera mengalir juga atau akar dan batangnya akan busuk.

Bagaimana Cara Menanam Bunga Freesia?

Cara Menanam Bunga Freesia

Cara menanam bunga ini cukup mudah. Selama Anda sudah menyiapkan lokasi penanaman yang tepat dan memberikan nutrisi yang cukup, Freesia akan tumbuh dengan baik dan sehat. Bunga ini hanya bisa ditanam melalui biji atau umbi.

  1. Beli bibit yang berkualitas dan siapkan lokasi yang penuh matahari serta memiliki daya serap tanah yang baik.
  2. Buatlah lubang di tanah dengan kedalaman sekitar 5 cm. Anda juga bisa meletakkannya di polybag, namun tanaman akan tumbuh lebih leluasa di tanah.
  3. Apabila Anda berniat menanam lebih dari satu umbi atau biji, beri jarak antar lubang sekitar 10 cm.
  4. Umbi bunga ini berbentuk seperti bawang, sehingga Anda harus meletakkan bagian runcingnya menghadap ke permukaan tanah.
  5. Siram umbi yang sudah ditanam secara menyeluruh. Pastikan jangan terlalu banyak memberi air.
  6. Biasanya tunas akan muncul 3 minggu setelah umbi ditanam.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menanam Bunga Lili?

Bagaimana Cara Merawat Bunga Freesia?

Terlepas dari filosofinya yang sangat indah, Freesia perlu dirawat seperti Anda merawat tanaman lainnya. Berikut ini adalah cara merawat Freesia yang siap berbunga.

Kebutuhan Cahaya Matahari

Freesia menyukai sinar matahari, sehingga sebaiknya diletakkan di tempat yang terpapar cahaya matahari atau agak teduh. Oleh karena itu, pastikan tidak menanam bunga ini di dekat pohon yang rimbun.

Kebutuhan Air

Bunga ini tidak memerlukan penyiraman sering ataupun jumlah air yang banyak. Yang perlu Anda pastikan adalah tanah tempat lembab. Setelah tanamannya berbunga, Anda bisa menyiraminya seminggu sekali saja.

Suhu Tanaman yang Sesuai

Tanaman ini sangat sensitif dengan perubahan suhu. Tapi selama bukan musim salju yang ekstrim, sebenarnya Freesia masih bisa hidup. Sebaiknya, jaga suhu sekitar agar berada di rentang 16 hingga 21 derajat Celcius.

Kelembaban

Freesia membutuhkan 50% kelembaban. Ini artinya Anda harus menyirami tanaman lebih sering ketika musim sedang sangat kering. Tetap perhatikan kelembaban dan jumlah air, ya.

Tanah

Menanam Freesia di taman atau di luar ruangan akan lebih baik jika tanahnya berbatu atau berpasir. Selain itu, pastikan tanah mengandung unsur hara yang tepat. Lalu bila ditanam di pot, pastikan air dapat mengalir dengan cepat.

Cara Merawat Bunga Freesia

Mulsa

Anda tidak perlu memberikan mulsa untuk menanam Freesia, mengingat bunga yang satu ini perlu drainase yang baik dan tanah yang cenderung solid.

Perawatan Saat Musim dingin

Sebenarnya bunga ini baik-baik saja meskipun di hawa dingin, selama suhu tidak membeku atau masih di atas 5 derajat Celcius. Oleh karena itu, Anda bisa menanamnya di green house atau memindahkannya ke kontainer dan memasukkannya ke tempat yang tidak terlalu dingin.

Pemangkasan (Batang)

Anda bisa memangkas batangnya ketika daun-daunnya sudah berguguran. Jika beruntung, pohonnya akan tumbuh lagi atau Anda bisa mengekstrak bibitnya dan menanamnya lain waktu.

Pemangkasan Bunga

Setelah bunganya tumbuh dengan lebat, Anda bisa merapikannya sambil menyambut musim yang lebih dingin. Freesia akan “hibernasi” selama musim yang agak dingin.

Pupuk

Sebenarnya Anda tidak perlu memberinya pupuk kalau tanahnya sudah cukup gembur. Namun pupuk dengan kandungan seimbang atau memiliki potasium tinggi akan baik untuk Freesia. Jangan terlalu sering menebar pupuk, ya.

Makanan

Apabila Anda sudah memberikan pupuk yang benar dan menyiramnya dengan tepat, Freesia tidak perlu makanan tambahan.

Perkembangbiakan

Tunasnya akan tumbuh di usia tiga minggu setelah umbi ditanam. Bunga sudah muncul di minggu ke-10 hingga ke-12.

Hama & penyakit

Freesia sebenarnya mudah dirawat dan jarang berpenyakit. Namun ada beberapa hal yang membuat tanaman ini tidak tumbuh dengan baik, seperti:

  • Serangga yang menebar bintik putih ke batang dan daun. Anda harus membersihkan bintik-bintik dan serangganya.
  • Siput yang memakan badan tanaman. Bisa diatasi dengan membuang siput-siput secara manual.
  • Infeksi bakteri yang menyebabkan tanaman busuk. Bisa diatasi dengan mengurangi kelembaban.
  • Fusarium, atau penyakit jamur yang biasanya ada di tanah. Menyembuhkannya adalah dengan memperbaiki daya serap tanah.
  • Bintik putih di daun, biasanya karena drainase yang tidak lancar.

Manfaat Bunga Freesia di Kebun Anda

Manfaat Bunga Freesia di Kebun Anda

  • Menarik perhatian burung-burung, yang barangkali membawa benih tanaman baru.
  • Bisa dijadikan makanan dan minuman.
  • Freesia putih punya aroma yang sangat segar, dan dihargai cukup mahal.

Baca Juga: Cara Merawat Bunga Flamboyan?

Apakah Bunga Freesia Beracun?

Bunga Freesia putih maupun yang lainnya tidak beracun untuk makhluk hidup lainnya. Aromanya yang segar dan manis bahkan menarik perhatian burung-burung. Bahkan karena aromanya yang kuat, hewan pengerat mungkin tidak tertarik untuk mendekat.

Kesimpulan

Masyarakat mempercayai bahwa bunga Freesia artinya kemurnian. Simbol ini juga yang membuat bunga ini seringkali diberikan ke anak-anak, terutama untuk dekorasi acara yang berkaitan dengan bayi.

Dan begitulah cara menanam dan merawat bunga Freesia untuk tanaman di rumah Anda. selamat mencoba, ya.

cornelia monel
Tentang Penulis

Cornelia Monel – penulis DuniaTumbuhan.com, adalah seorang tukang kebun berusia 40 tahun, memulai perjalanan saya di dunia tanaman saat remaja. Melalui pengalaman luas saya dalam berkebun, saya cenderung memberikan konten berkebun dengan kualitas terbaik dan paling mendalam di internet.

Tinggalkan komentar