Home » Bunga Kamboja kuning: Cara Menanam dan Merawatnya di Kebun Anda

Bunga Kamboja kuning: Cara Menanam dan Merawatnya di Kebun Anda

Bunga kamboja kuning adalah salah satu tanaman hias yang terkenal di kalangan pecinta tanaman di Indonesia. Warnanya yang indah dan aromanya yang khas membuat bunga ini menjadi primadona.

Di artikel ini, Anda akan memahami cara menanam dan merawat adenium yang benar di rumah Anda. Selain itu, ada juga beberapa fakta menarik seputar bunga yang satu ini, yang perlu Anda ketahui.

Nama umumKamboja, adenium, frangipani
Nama botaniPlumeria rubra
FamilyApocynaceae
Tipe tanamanTanaman hias berkayu dan berbunga
Ukuran tanaman (panjang)8 meter
Lebar tanaman4 meter
Waktu berbungaMusim kemarau
CahayaPerlu banyak matahari
AirTidak terlalu suka air
HamaKutu kuning, nematoda, jamur hitam, kutu putih, semut, serangga merah, kutu hitam
PenyakitBusuk akar, layu pucuk, phomopsis
ToksisitasTidak ada

Apa Itu Kamboja Kuning?

Bunga kamboja kuning adalah salah satu tanaman berbunga yang pohonnya bisa mencapai 8 meter tingginya. Meskipun seringkali ditemukan di area pekuburan, tanaman ini memiliki banyak manfaat.

Bunga

yang satu ini disebut dengan Plumeria rubra. Anda bisa menanamnya menjadi bonsai jia tertarik.

Pohon kamboja banyak ditemukan di daerah dengan iklim hangat. Oleh karena itu, selain di Indonesia, tanaman ini awalnya banyak ditemukan di Venezuela, Kolombia, Panama, dan lain sebagainya.

Aromanya yang enak membuat tanaman ini sering dijadikan ekstrak untuk aromaterapi.

Jenis-Jenis Dari Bunga Kamboja

Makna bunga kamboja kuning yang menarik untuk diketahui sebenarnya tidak lepas dari aromanya yang wangi. Selain itu, pohonnya bisa tumbuh hingga ratusan tahun di alam liar. Berikut ini adalah beberapa jenis kamboja kuning yang bisa Anda ketahui.

1. Plumeria alba

Kamboja yang satu ini hanya bisa tumbuh di negara tropis. Pertumbuhannya yang lambat ternyata membuat pohonnya rimbun dan teduh.

2. Plumeria obtusa

Kamboja yang satu ini awalnya banyak ditemukan di Florida, Guatemala, Bahama, dana Meksiko. Namun saat ini banyak negara sudah membudidayakan tanaman ini. Selama iklimnya hangat tanamannya akan tumbuh dengan baik.

3. Plumeria pudica

Kamboja yang satu ini memiliki kelopak bunga yang lebar. Pohonnya pun tidak terlalu tinggi. Tanaman ini awalnya ditemukan di Kolombia, Venezuela, dan Panama.

4. Plumeria rubra

Nah, jenis yang satu ini adalah yang paling umum ditemukan untuk ritual keagamaan. Bunga kamboja kuning nama latin adalah Plumeria rubra. Di alam liar, tingginya bisa mencapai 8 meter.

Kondisi Menanam Bunga kamboja kuning

Sebelum Anda menanam adenium maupun bunga kamboja lainnya, ada beberapa faktor yang perlu Anda ketahui. Hal-hal tersebut adalah:

Kapan harus menanam Bunga kamboja kuning?

Tidak ada waktu yang spesifik untuk menanam kamboja Jepang tanaman ini. Namun pastikan bukan di musim hujan dan cuaca tidak berangin.

Tanaman ini tidak suka air, apalagi ketika baru dikembangbiaskkan. Bahkan kamboja akan mudah tumbuh apabila Anda melakukan puasa air.

Berapa Lama Bunga kamboja kuning Bisa Tumbuh?

Tergantung dari cara perkembangbiakannya, biasanya tunas muda akan tumbuh setelah 2 minggu dilakukan perkembangbiakan. Namun bunga pertamanya biasanya baru tumbuh setelah dua bulan ditanam. 

Persiapan Menanam Bunga kamboja kuning

Tidak ada persiapan khusus yang Anda siapkan untuk menanam tanaman ini. Anda hanya perlu lahan yang kering dan sejuk, media tanam yang bagus, dan batang indukan yang sehat agar budidaya berhasil.

Bagaimana Cara Menanam dan Menumbuhkan Bunga Kamboja Kuning?

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa Anda usahakan untuk memperbanyak bunga yang satu ini. Namun di bagian ini, kami akan mendiskusikan dua macam cara budidaya yang paling umum dan mudah dilakukan saja, ya.

Menanam Bunga Kamboja dari Stek Batang

  • Anda bisa memulai dengan mencari induk kamboja yang dewasa, besar, dan sehat, serta tidak cacat. Potong batangnya sekitar 20 cm panjang. Biarkan potongan batang ini selama seminggu di tempat yang teduh dan kering.
  • Apabila ada banyak daun di batang bagian atas, buang saja semuanya dan sisakan dua helai. Hal ini penting Anda lakukan untuk meminimalisir penguapan.
  • Setelah melakukan pemotongan, celupkan bekas luka dengan perangsang akar.
  • Lalu, cari media tanam adenium yang bagus yaitu perpaduan antara arang dan sekam bakar. Perbandingannya cukup 2 : 1, dan pastikan semua tercampur rata.
  • Setelah seminggu, letakkan tanaman pada pot yang sudah siap dengan media tanamnya.
  • Tidak disarankan untuk langsung menyirami tanaman ini. Selain itu, adenium memang tidak terlalu suka air, jadi pastikan untuk menyiram secukupnya saja.

Menanam Bunga Kamboja dengan Teknik Okulasi

Apabila Anda ingin cara lain dalam menanam bunga kamboja berwarna kuning ini, okulasi adalah pilihan berikutnya.

  • Carilah pohon kamboja yang sehat dan berbatang besar. Anda bisa ambil tunas matanya dengan pisau bersih yang tajam.
  • Siapkan batang tanaman yang akan menjadi tempat menempel mata tunas tadi. Iris batang yang diinginkan dengan cara yang sama.
  • Lalu, tempelkan mata tunas ke batang bawah. Pastikan mata tunas menghadap ke atas, ya.
  • Ikat keduanya dengan tali plastik dengan kuat, namun jangan terlalu kencang.
  • Letakkan tanaman yang Anda modifikasi ini di tempat yang sejuk dan kering.

Ketika melakukan teknik okulasi, pastikan Anda meletakkan mata tunas dengan posisi yang tepat. Apabila terbalik, maka tanaman ini tidak akan tumbuh.

Panduan untuk Merawat Bunga kamboja kuning

Bunga ini memiliki makna yang cukup beragam di berbagai belahan dunia. Dalam ajaran Hindu, misalnya, bunga ini merupakan lambang pengabdian dan dedikasi. Sedangkan ajaran Budha menganggap bunga ini sebagai lambang keabadian.

Ternyata arti yang beragam ini membuat bunga yang satu ini memerlukan perawatan yang tidak sulit. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan untuk merawat bonsai kamboja kuning maupun pohon yang membesar.

Kebutuhan Cahaya Matahari

Bunga kamboja kuning artinya ada banyak macam. Agar bunga ini tumbuh dengan subur di taman rumah Anda, sebaiknya letakkan tanaman ini di tempat yang banyak mataharinya.

Plumeria sangat tahan panas, meskipun ketika baru dikembangbiakkan Anda harus meletakkannya di tempat teduh dan sejuk. Namun ketika sudah besar, tanaman ini bisa menjadi tanaman peneduh apabila dibiarkan menjadi pohon yang rindang.

Kebutuhan Air

Pada dasarnya, kamboja kuning tidak terlalu menyukai air. Bahkan media tanamnya tidak sebaiknya menyimpan air terlalu lama karena dikhawatirkan akar busuk.

Jika Anda menanam bunga ini menggunakan pot maupun polybag, pastikan bagian bawahnya memudahkan air untuk cepat turun. 

Ketika tanaman ini berbunga, sebaiknya jangan menyiram di bunganya. Hal ini akan membuat kamboja cepat gugur dan layu. 

Sedangkan jika Anda menyiram langsung di tanahnya, keindahan bunga ini bisa bertahan berhari-hari. Pokoknya hanya lakukan penyiraman adenium ketika tanahnya tampak kering.

Suhu Tanaman yang Sesuai

Seperti penjelasan sebelumnya, tanaman ini suka tempat yang rindang dan sejuk namun cukup tahan panas. Apabila Anda akan mengembangbiakkan tanaman ini, pastikan Anda mengatur suhu di antara 18 hingga 27 derajat Celcius.

Ketika suhu udara ada di bawah 18 derajat Celcius, tanaman ini akan mulai merontokkan daunnya.

Kelembaban

Agar tanaman ini tumbuh subur dan tetap bisa memberikan manfaat untuk kecantikan dan kesehatan Anda, usahakan lingkungannya memiliki kelembaban 50%.

Apabila Anda menanam plumeria di dalam rumah, Anda bisa menggunakan humidifier. Tapi untungnya daerah di Indonesia sangat cocok untuk pertumbuhan bunga yang satu ini.

Tanah

Sebaiknya media tanam tidak mengantongi air terlalu lama. Bunga kamboja perlu media tanam yang airnya segera turun agar akarnya tidak mudah busuk.

Maka dari itu, apabila Anda menanamnya di pot, pastikan air bisa mengalir dengan mudah.

Mulsa

Mulsa adalah sesuatu yang opsional untuk plumeria. Namun apabila Anda tidak ingin tanaman liar tumbuh di sekitar kamboja, Anda bisa menggunakan mulsa kompos. 

Selain menjaga kelembaban dan memberikan nutrisi organik tambahan, mulsa yang satu ini akan mencegah tumbuhnya rumput liar.

Perawatan Saat Musim Dingin

Ketika musim dingin di bawah 18 derajat, tanaman ini akan menggugurkan daunnya. Maka dari itu, jika Anda menanamnya di pot, sebaiknya Anda pindahkan ke tempat yang lebih hangat.

Pemangkasan (Batang)

Anda bisa memangkas batangnya hingga hampir 20 cm apabila perlu. Pastikan jangan sampai terlalu pendek, ya.

Pemangkasan Bunga

Tidak perlu melakukan pemangkasan bunga. Namun Anda bisa memangkas daunnya agar nutrisi langsung tiba di bunga.

Pupuk

Agar tanamannya cepat berbunga, Anda bisa memberikan pupuk yang tinggi fosfor. Fosfor merangsang tumbuhan cepat berbunga.

Perkembangbiakan

Anda bisa menggunakan stek batang dan okulasi. Ada juga dengan puasa air. Namun kami membahas perkembangbiakan stek dan okulasi di atas.

Hama & Penyakit

Sayangnya, kamboja memiliki beberapa hama dan penyakit yang membuat Anda harus perhatian dengan keberadaannya. Beberapa hama bunga kamboja antara lain:

  • Aphid atau kutu kuning yang menyerang pucuk daun muda. Mengatasinya hanya dengan insektisida.
  • Nematoda, yaitu berawal dari media tanam yang kurang bagus maupun menggunakan pupuk kandang. Gunakan furadan atau nematisida.
  • Fungus gnat, yaitu titik-titik berwarna hitam di kuncup bunga. Anda harus menggunakan insektisida.
  • Root mealy bug, yang bentuknya seperti kutu rambut berwarna putih. Gunakan nematisida dan insektisida serta fungisida. Apabila asalnya dari media tanam, ganti media sesegera mungkin.
  • Mealy bug, yaitu bintik putih di ketiak daun. Gunakan insektisida.
  • Semut, yang bisa hilang dengan direndam air.
  • Thrips, yaitu kutu hitam yang bisa mati karena insektisida.
  • Spider mite, yaitu hama berwarna merah yang menyerang daun. Gunakan akarisida untuk melenyapkan hama tersebut.

Selain hama di atas, ada beberapa penyakit yang menyerang kamboja kuning. Penyakit tersebut di antaranya:

  • Busuk akar
  • Layu pucuk
  • phomopsis

Manfaat Merawat Bunga kamboja kuning di Kebun Anda

  • Mengusir nyamuk
  • Merawat kesehatan kulit
  • Mengurangi stress dari aromanya yang wangi
  • Akar dan batangnya berguna untuk meredakan bengkak pada kaki

Apakah Bunga Kamboja kuning Beracun?

Adenium berwarna kuning ini tidak beracun sama sekali. Bahkan tanaman yang satu ini digunakan sebagai bahan makanan yang edibel di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Bali.

Selain itu, karena memiliki aroma enak yang menenangkan (frangipani), Anda bisa menemukan berbagai merk essential oil dengan aroma yang satu ini. Banyak sekali tempat spa yang menggunakan aroma ini karena memberikan efek relaksasi, yang menjadi salah satu manfaat bunga kamboja kuning.

Kesimpulan

Demikianlah berbagai fakta menarik yang kali ini Anda pelajari tentang bunga kamboja yang berwarna kuning ini. Meskipun banyak tumbuh subur di tanah pekuburan, bukan berarti tanaman ini tidak bermanfaat.

Kegunaannya untuk kesehatan tubuh pun juga tidak diragukan lagi. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menanam pohon bunga kamboja kuning di taman rumah Anda, ya.

cornelia monel
Tentang Penulis

Cornelia Monel – penulis DuniaTumbuhan.com, adalah seorang tukang kebun berusia 40 tahun, memulai perjalanan saya di dunia tanaman saat remaja. Melalui pengalaman luas saya dalam berkebun, saya cenderung memberikan konten berkebun dengan kualitas terbaik dan paling mendalam di internet.

Tinggalkan komentar