Home » Ciri-ciri Pohon Serut di Alam Liar

Ciri-ciri Pohon Serut di Alam Liar

Apakah Anda penasaran dengan ciri-ciri pohon serut di alam liar? Memang pada umumnya, pohon serut mudah ditemukan di halaman rumah sebagai koleksi bonsai. Namun di alam liar, pohon ini cukup gagah.

Di artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang pohon serut dan ciri-cirinya ketika hidup di alam lepas. Apa perbedaannya dengan pohon yang ditanam di rumah? Simak ulasannya berikut ini.

Tentang Pohon Serut

Pohon serut seringkali dikaitkan dengan bonsai yang bagus di kalangan para pecinta tanaman. Pohon yang memiliki nama Streblus asper ini banyak Anda temukan di taman karena bentuk daun dan batang yang terbilang unik.

Ciri-ciri khusus

Kenapa pohon ini sangat umum berada di taman? Pohon serut bisa dibilang sebagai tanaman yang tumbuh eksotis. Strukturnya pun mudah dibentuk dan tidak memerlukan perawatan khusus yang sulit.

Pohon serut ini juga populer dengan nama Siamese Rough Bush, karena dulu banyak ditemukan di daerah Siam dan memiliki daun yang kasar. Anda bisa menjadikannya tanaman hias di ruangan atau kantor, meletakkannya di taman sebagai pemanis, dan menjadikannya bahan baku kertas.

Tidak hanya untuk membuat kertas dan menghias rumah, tanaman ini sudah digunakan sejak dulu untuk pengobatan. Yang paling populer adalah untuk obat demam, kusta, bahkan kanker.

Secara umum, serut memiliki tinggi hingga 15 meter. Dengan kulit batang yang berwarna agak kelabu dan daun yang terlihat bulat telur, Anda akan cukup mudah menemukannya meskipun dari kejauhan.

Daun serut sendiri memiliki keunikan yang tidak dimiliki tanaman lainnya. Permukaannya kasar dan pinggirnya berlenggak-lenggok seperti gerigi. Namun ciri-ciri pohon serut di alam liar terbaru mungkin agak berbeda dengan yang ada di taman sebagai bonsai.

Apabila dilihat dari rumahnya, tanaman ini berumah tunggal. Bunga jantan dan betina tidak berada di satu tempat namun tumbuh di pohon yang sama. Bunga yang warnanya kuning kehijauan adalah bunga jantan, sedangkan yang betina berwarna kuning pucat.

Setidaknya ada empat jenis pohon serut yang ada dan banyak diminati di pasaran, di antaranya adalah, serut liar, Serut Merah, serut lanang, dan serut bonsai.

Kami akan jelaskan setiap jenis pohon serut serta ciri-cirinya apabila tumbuh di alam liar secara lengkap di sub-bab lainnya. Menjadikan serut sebagai ladang pemasukan juga ide yang bagus, apalagi kalau Anda menguasai teknik membuat dan membentuk bonsai dari tanaman liar.

Ciri-ciri Pohon Serut di Alam Liar

Sebagai salah satu bonsai tanaman liar yang populer, serut memiliki karakteristik morfologi yang beda dari yang lain. Seperti penjelasan sebelumnya, daun serut terlihat cukup mencolok dan berbeda dari tanaman hias lainnya. Penjelasan lebih lengkapnya ada di bawah ini.

Akar serut

Bisa dibilang, akar serut cukup awut-awutan dan tidak beraturan. Bahkan bukan rahasia lagi kalau akar dari tanaman ini adalah yang paling sulit diatur apabila ditanam di taman tapi langsung di tanah. Oleh karena itu, lebih baik dibuat bonsai dan diletakkan di pot saja.

Pohon ini merupakan tanaman berakar tunggal yang ukurannya sangat besar. Apabila ditanam ke tanah, akarnya akan menembus tanah dan bisa membesar, bahkan mungkin mengganggu tatanan bawah tanah di rumah tinggal.

Pada beberapa kesempatan ditemukan akar pohon serut yang jauh lebih tinggi daripada batang yang tumbuh di atas tanah. Tapi ternyata akar serut inilah yang menjadi salah satu nilai estetik dari tanaman ini.

Semakin besar dan cantik akarnya, maka harga jualnya pun akan lebih tinggi. Tidak heran apabila pecinta bonsai tanaman akan mencari serut yang akarnya menonjol untuk dijadikan bahan bonsai.

Daun serut

Daun Serut Liar

Seperti penjelasan sebelumnya, pohon serut memiliki daun yang unik dan berbeda dari daun-daun tanaman lainnya.

Daunnya bergerigi di bagian tepi dan permukaannya yang kasar membuatnya tidak licin. Ukuran daunnya bisa mencapai 8 cm panjangnya dan 3 cm lebar. Ketika kemarau tiba, daun-daun tersebut akan berguguran.

Ketika di alam liar, pohonnya mirip seperti pohon lainnya  yang sudah berumur. Oleh karena itu, Anda mungkin harus lebih teliti untuk memastikan bahwa yang Anda lihat adalah pohon serut.

Beberapa orang sering menyebut bahwa daun serut yang masih kecil adalah daun bidara. Padahal bidara dan serut adalah dua tumbuhan yang berbeda.

Batang serut

Batang pohon serut memiliki karakter yang umum, meskipun ukurannya bisa mencapai 5 meter tingginya. Tentu saja, diameter batang akan ikut membesar seiring pohon yang bertambah tinggi.

Karakter inilah yang kemudian menjadikan banyak peminat tanaman hias menjadikannya bonsai. Banyak pohon serut bonsai yang sekarang usianya sudah ratusan tahun, karena pohon ini memang cukup kokoh dan kuat.

Seperti penjelasan sebelumnya, semakin kokoh akarnya dan tua usianya, harga bonsai serut bisa semakin melambung. Tentu saja hal itu menguntungkan untuk pegiat bonsai.

Buah serut

Serut adalah tanaman yang berbuah meskipun pohonnya bisa dijadikan bonsai. Buah yang muncul di pohon ini biasanya berwarna kehijauan dan menjadi kuning hingga jingga ketika tua.

Ukuran buahnya tidak besar, paling besar adalah 1 cm. apakah buahnya bisa dimakan? Tentu saja bisa, dan rasanya manis segar.

Bunga serut

Pohon ini juga berbunga. Bunganya berwarna hijau kekuningan dan berbentuk bulat. Namun setiap jenis serut memiliki bunga yang berbeda, yang nanti akan dibahas lebih lanjut di sub-bab lainnya.

Kulit serut

Bicara soal ciri-ciri pohon serut di alam liar Indonesia, ada salah satu karakter yang membuat pohon ini terlihat berbeda dari pohon lainnya di alam liar.

Pohon serut ini memiliki serat yang sangat jelas dan banyak. Tidak heran apabila kulitnya dimanfaatkan Vietnam dan Thailand untuk membuat kertas. Kertas amplas adalah salah satu produk yang paling terkenal dari pohon ini.

Kertas yang terbuat dari kulit pohon serut ini biasanya tidak mudah terbakar, namun mengolahnya hanya bisa dilakukan secara tradisional.

Karakter Pohon Serut Berdasarkan Jenisnya

Penjelasan di atas adalah karakter serut secara umum yang tumbuh di alam liar. Apabila Anda berniat membuat bonsai dari serut liar, sebaiknya Anda juga mengetahui karakter pohon ini berdasarkan jenisnya.

1. Serut Merah

Serut Merah

Jenis yang pertama adalah Serut Merah. Tanaman ini memiliki nama latin Loropetalum. Bicara soal ciri-ciri pohon serut di alam liar hutan, Serut Merah ini bisa tumbuh dengan besar seperti Streblus asper.

Batang dari tanaman ini berbentuk agak lonjong dan berwarna putih. Karena bunganya berwarna merah terang, maka tanaman ini disebut sebagai Serut Merah.

2. Serut Liar

Serut Liar atau yang bernama Streblus asper ini adalah yang kita bahas di artikel. Batang tanaman jenis ini lebih pucat daripada varietas lainnya.

Selain itu, daunnya memiliki ukuran yang lebih kecil, kasar, bergerigi, dan warnanya hijau. Apabila hidup di lingkungan lembab dan teduh, pohon ini bisa hidup hingga ratusan tahun.

Tanaman ini memiliki buah berwarna hijau terlihat senada dengan daun dan bunganya yang kekuningan. Serut Liat menjadi jenis tanaman bonsai karena mudah dibentuk dan mudah dicari.

3. Serut Lanang

Serut Lanang ini seringkali membuat orang keliru. Ciri-ciri pohon serut di alam liar bebas yang satu ini memang mirip seperti pohon jeruk pada umumnya.

Batangnya berduri dan daunnya kecil-kecil. Namun tentu saja, pohon serut ini memiliki ciri khas yang membedakannya dari tanaman lain.

Salah satunya adalah warna batang yang putih keabu-abuan, sedangkan pohon jeruk batangnya relatif berwarna hijau. Tanaman yang memiliki nama Streblus taxoides ini banyak diminati pecinta bonsai karena tantangannya.

Menurut para pecinta bonsai, tanaman ini banyak ditemukan di area yang lembab dan teduh namun medannya terjal. Jadi, selain memang karakter pohonnya di alam liar yang berbeda dari serut lainnya, untuk mendapatkannya pun perlu perjuangan.

Seringkali, Serut Lanang ini menang lomba bonsai karena pohonnya yang berduri, daunnya yang cantik dan kecil-kecil, serta bentuk tanamannya yang estetis.

4. Serut Bonsai

Serut Bonsai

Seperti namanya, serut yang satu ini sangat populer untuk bonsai. Namun hingga saat ini, keberadaannya hanya ada di area pedesaan dan belum banyak diketahui orang-orang yang tidak terlalu giat dalam bermain bonsai.

Menurut observasi lapangan, Serut Bonsai ini bisa dibanderol seharga 2 hingga 6 juta per pohon yang sudah dibentuk. Memang diperlukan keahlian untuk mengelola serut ini, apalagi jika Anda mengambilnya dari alam liar dan berniat membentuknya untuk dijual.

Akhir Kata

Setelah membaca penjabaran tentang pohon serut di atas, semoga ada informasi yang bisa Anda petik, ya. Pohon serut memang memiliki karakter yang tidak ada duanya meskipun beberapa pohon terlihat mirip.

Selain cocok untuk bonsai, setiap bagian dari pohon ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah kandungan antibakteri yang melindungi kesehatan mulut dan gigi. Demikian ciri-ciri pohon serut di alam liar yang perlu Anda ketahui.

cornelia monel
Tentang Penulis

Cornelia Monel – penulis DuniaTumbuhan.com, adalah seorang tukang kebun berusia 40 tahun, memulai perjalanan saya di dunia tanaman saat remaja. Melalui pengalaman luas saya dalam berkebun, saya cenderung memberikan konten berkebun dengan kualitas terbaik dan paling mendalam di internet.

Tinggalkan komentar